Senin, 31 Mei 2010

Tak Kembali

tutur merajam hati
lakon menusuk mata
kemana perasaan bersembunyi?

genggaman menyentak kalbu
air mata menghanyutkanku
kemana jiwa bermuara?

Ya Allah........
Aku laknat
aku umpat


Ya Allah......
Aku tak ingin kembali
karena dunia yang tak bisa aku miliki

Tingkah

oleh paham
sungkan sudah sekedar singgah
serambi terusik oleh keberanian yang gelap

oleh lidah
darah bersimbah di bilah-bilah ilalang
jantan menyerut badan.

Oleh zaman
hiburan adalah kepal tangan
laki-laki sebuah jawaban.

Sungguh Sayang Aku Sayang

Membuang binatang yang menjalang di bidang yang hanya bisa kau rasakan
menutup ruang membuka jurang aku dan kau larut bayang
Aku sayang sungguh sayang
malang gamang aku salah menerang
meradang tegang engkau pulang

Sabtu, 20 Februari 2010

MENYALAH SUDAH

menyalah sudah..
aku lupa tak menyadari.
menatap tanpa posisi
dipandang tanpa tanda

selang perasaan bersalah
tingkah menyalah sudah

huh,,,
siapa dirimu dalam terka
siapa aku tanpa tanda tanya.
seperti kumbang mengencingi kelopak
sari terkuras angan terlepas
kuncup adalah kegelisahan yang bertahan lama
mati..

kuracuni kau dalam rengkuh
aku tertikam manja
dan aku kembali lupa
ini bukan yang biasa.
Sudah menyalah..

dan pada sebuah permintaan
dengan timbunan rasa bersalah
akukah,
atau tidak sama sekali
tanpa berbelah hati

Sabtu, 13 Februari 2010

LETIH

Sekarang saatnya berhenti mengapung
dan mulai mendayung
aku letih mencintai jiwa yang menutupi dunianya dengan kenangan