hilang dalam galaunya hati;
jengah pada rasa yang dianggap sebuah tuntutan;
Apakah terjadi hal sama pada bentangan jarak?
rantai nafas yang tak berimbang
lenguh berangan;
menyeringai waktu;
senyap romansa oleh problematik yang mencekik;
Aku mesti meraup keikhlasan demi teduhnya hati.
Kamis, 15 Juli 2010
Senin, 07 Juni 2010
RINDU YANG SELAMAT
untuk hari ini;
bahu yang kosong oleh tidak hadirnya;
menjadi hal yang luar biasa ganjilnya;
kejenuhan membutakan geliat;
aku menjemput dalam niat;
agar yang disana selalu dalam lindungan-Nya.
untuk hari esok;
dan tanpa dijanjikan;
menjadi hal yang luar biasa hebatnya;
oleh usapan wajah yang risau;
waktu yang menyiksa asa;
dambakan perjumpaan dalam usungan rindu yang selamat.
bahu yang kosong oleh tidak hadirnya;
menjadi hal yang luar biasa ganjilnya;
kejenuhan membutakan geliat;
aku menjemput dalam niat;
agar yang disana selalu dalam lindungan-Nya.
untuk hari esok;
dan tanpa dijanjikan;
menjadi hal yang luar biasa hebatnya;
oleh usapan wajah yang risau;
waktu yang menyiksa asa;
dambakan perjumpaan dalam usungan rindu yang selamat.
Rabu, 02 Juni 2010
Aku Kembali
Geliat ambigu
Gaguku sikapi
rajuk gerutu
marahku di hati
Tangis sedu
baraku padam mati
tunggu..
tetap disini
satu putaran jarum ketiga
aku kembali.
Gaguku sikapi
rajuk gerutu
marahku di hati
Tangis sedu
baraku padam mati
tunggu..
tetap disini
satu putaran jarum ketiga
aku kembali.
Senin, 31 Mei 2010
Tak Kembali
tutur merajam hati
lakon menusuk mata
kemana perasaan bersembunyi?
genggaman menyentak kalbu
air mata menghanyutkanku
kemana jiwa bermuara?
Ya Allah........
Aku laknat
aku umpat
Ya Allah......
Aku tak ingin kembali
karena dunia yang tak bisa aku miliki
lakon menusuk mata
kemana perasaan bersembunyi?
genggaman menyentak kalbu
air mata menghanyutkanku
kemana jiwa bermuara?
Ya Allah........
Aku laknat
aku umpat
Ya Allah......
Aku tak ingin kembali
karena dunia yang tak bisa aku miliki
Tingkah
oleh paham
sungkan sudah sekedar singgah
serambi terusik oleh keberanian yang gelap
oleh lidah
darah bersimbah di bilah-bilah ilalang
jantan menyerut badan.
Oleh zaman
hiburan adalah kepal tangan
laki-laki sebuah jawaban.
sungkan sudah sekedar singgah
serambi terusik oleh keberanian yang gelap
oleh lidah
darah bersimbah di bilah-bilah ilalang
jantan menyerut badan.
Oleh zaman
hiburan adalah kepal tangan
laki-laki sebuah jawaban.
Langganan:
Postingan (Atom)